
Dicky Rahmansyah S. Tone Duduki Posisi ke-84 dari 1.616 Peserta se-Indonesia pada Tahap Seleksi Esai
Dicky Rahmansyah S. Tone, mahasiswa semester tujuh Program Studi Teknik Geologi, Jurusan Ilmu dan Teknologi Kebumian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), berhasil masuk dalam 100 besar seleksi tahap awal Pertamina Youth Program (PYP) 2026.
Dari total 1.616 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, Dicky berhasil menempati peringkat ke-84 pada tahap penilaian esai inovasi energi.
Pertamina Youth Program merupakan program tahunan yang diselenggarakan oleh PT Pertamina (Persero) bekerja sama dengan Institut Energi Anak Bangsa (IEAB). Program ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman generasi muda mengenai sektor energi nasional, transisi energi, serta operasional bisnis energi dari sektor hulu hingga hilir.
Pada penyelenggaraan tahun 2026, peserta diwajibkan menyusun esai inovasi energi yang dinilai berdasarkan sembilan komponen penilaian. Komponen tersebut mencakup ketajaman analisis, kedalaman argumentasi, gagasan solutif, inovasi, serta relevansi gagasan dengan peran Pertamina dalam ekosistem energi nasional.
Dalam seleksi tersebut, Dicky mengusung esai berjudul “TERMAL: Inovasi Micro-Geothermal Terintegrasi melalui Kolaborasi Pemuda untuk Optimalisasi Potensi Panas Bumi Lokal sebagai Model Elektrifikasi Mandiri Desa Terpencil di Gorontalo menuju Kemandirian Energi Nasional 2045.”
Gagasan TERMAL merupakan akronim dari Teknologi Energi Rahasia Manifestasi Alam Lokal, yaitu konsep sistem energi terintegrasi yang menggabungkan tiga komponen utama. Komponen tersebut meliputi GeoScan, sebagai instrumen pemetaan manifestasi panas bumi permukaan; MicroHeat, sebagai sistem konversi energi berbasis teknologi binary cycle skala mikro; serta GeoVillage Dashboard, sebagai platform pemantauan digital berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk mendukung pengelolaan energi berbasis komunitas.
Capaian tersebut diraih Dicky di bawah bimbingan dosen pendamping, Yulin Podungge, S.T., M.T. Bimbingan dilakukan sejak tahap awal pengembangan gagasan, penajaman substansi, hingga penyusunan dan penyempurnaan argumentasi esai.
Keberhasilan masuk 100 besar dari 1.616 peserta semakin memperkuat rekam jejak prestasi nasional Dicky. Sebelumnya, ia berhasil meraih Juara I Pilmapres UNG 2026 dan Juara II Pilmapres LLDIKTI XVI 2026 melalui karya ilmiah unggulan mengenai sistem monitoring penyimpanan karbon geologi berbasis kecerdasan buatan.
Selain itu, Dicky juga merupakan penerima insentif Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Artikel Ilmiah (PKM-AI) Kemendikbudristek 2024 melalui artikel ilmiah mengenai zonasi reservoir panas bumi Kotamobagu dengan mengintegrasikan analisis lineament, Land Surface Temperature (LST), dan data geologi.
Program Studi Teknik Geologi UNG menyambut baik capaian tersebut sebagai bukti bahwa mahasiswa dari perguruan tinggi di luar Pulau Jawa memiliki peluang dan kemampuan untuk berkompetisi dalam seleksi nasional yang kompetitif.
Setelah berhasil masuk 100 besar, Dicky akan mengikuti tahapan seleksi berikutnya berupa wawancara berbasis Focus Group Discussion (FGD) untuk memperebutkan posisi 50 besar Pertamina Youth Program 2026.
Capaian ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa UNG, khususnya mahasiswa Program Studi Teknik Geologi, untuk terus mengembangkan gagasan inovatif dan berkontribusi dalam menjawab tantangan sektor energi serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia.