Tim BIOTIT Teknik Geologi UNG saat final Kompetisi Inovasi Nasional di Unesa Surabaya
Tim BIOTIT dari Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih posisi ke-4 dan penghargaan sebagai Tim Favorit dalam ajang kompetisi inovasi bergengsi yang diselenggarakan di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada 13 Agustus 2025. Prestasi ini diraih setelah tim berhasil mengungguli 479 dari 482 tim peserta dari seluruh Indonesia yang berpartisipasi dalam kompetisi ini.
Keberhasilan Tim BIOTIT menjadi sorotan, mengingat tim ini merupakan satu-satunya perwakilan dari kawasan Indonesia Timur yang berhasil melaju hingga babak 8 besar. Perjalanan mereka dimulai dari seleksi 15 besar, dilanjutkan dengan tahap wawancara yang membawa mereka ke babak 8 besar, hingga puncaknya, presentasi final di hadapan dewan juri di Unesa.
Tim BIOTIT yang terdiri dari lima mahasiswa Jurusan Teknik Geologi, yaitu Dicky Rahmansyah S. Tone (Ketua), Mohammad Brilian Bangki, Fadhil Syafiq Sahabuddin, Fatih Farhat Sjarif, dan Akmal Fauzi Lubis, mempresentasikan gagasan inovatif berjudul "Geo-Agro Wellness Bongongoayu: Pengembangan Geowisata Edukatif dan Agrobisnis untuk Ketahanan Ekonomi Masyarakat Berbasis Komunitas Berkelanjutan."
Gagasan ini berfokus pada model pemberdayaan masyarakat di Desa Bongongoayu, Kabupaten Gorontalo, yang mengintegrasikan potensi geotermal dan agribisnis lokal. Proyek ini tidak hanya menawarkan solusi ekonomi yang berkelanjutan, tetapi juga merefleksikan peran strategis mahasiswa dalam berkontribusi pada pembangunan daerah dan pengentasan kemiskinan di tingkat nasional.
Dosen pembimbing, Dr. Aang Panji Permana, ST., MT., turut menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tim ini. “Keberhasilan Tim BIOTIT menunjukkan bahwa mahasiswa Teknik Geologi UNG memiliki kapasitas luar biasa dalam melahirkan gagasan inovatif yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga bermanfaat nyata bagi masyarakat. Prestasi ini membuktikan bahwa potensi mahasiswa dari Gorontalo mampu bersaing di level nasional,” ujarnya.
Pencapaian posisi ke-4 dan gelar Tim Favorit ini menegaskan kualitas inovasi yang lahir dari Universitas Negeri Gorontalo, serta membuktikan bahwa gagasan dari wilayah Indonesia Timur memiliki daya saing yang tinggi dan relevansi yang kuat di panggung nasional.
Tim BIOTIT bersama dosen pembimbing Dr. Aang Panji Permana, ST., MT